Makna Work-Life Balance bagi Karyawan dalam Mengelola Tekanan Kerja pada Sektor Perbankan

Penulis

  • Dinda Ayu Prasasti Universitas Terbuka
  • Iva Khoiril Mala Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.5281/jupetra.v5i4.2296

Kata Kunci:

Manajemen SDM, Sektor Perbankan, Tekanan Kerja, Work-Life Balance.

Abstrak

Tingginya tekanan dalam dunia perbankan seringkali menjadi faktor utama munculnya stres kerja serta menurunnya produktivitas karyawan. Studi ini dirancang untuk menggali secara mendalam bagaimana konsep work-life balance dimaknai oleh para pegawai dalam menghadapi tekanan pekerjaan di industri perbankan. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan melalui pengumpulan data dari kuesioner terbuka yang disebarkan via Google Form kepada lima informan yang berasal dari divisi Account Officer lalu Admin Kredit kemudian Recruitment serta Back Office dan juga Customer Service. Temuan analisis mengungkapkan bahwa sumber tekanan kerja bagi para informan berasal dari dua kategori utama yaitu tuntutan eksternal dan beban operasional internal seperti tenggat waktu penyelesaian tugas serta pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia. Para informan memaknai work-life balance bukan sekadar pembagian waktu antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi melainkan lebih sebagai kapasitas untuk menjaga ketenangan pikiran serta melepaskan beban kerja di luar jam kerja yang pola penerapannya sangat dipengaruhi oleh kondisi dan peran masing-masing individu terutama status pernikahan. Dalam mengatasi tekanan pekerjaan para informan menerapkan kombinasi antara problem-focused coping melalui pembuatan skala prioritas atau to-do list dan emotion-focused coping seperti pembatasan komunikasi digital di hari libur serta olahraga dan rekreasi sosial seperti nongkrong dan traveling lalu berkumpul bersama keluarga. Berdasarkan hasil temuan ini studi merekomendasikan kepada pihak manajemen untuk merumuskan kebijakan yang mendukung pemisahan antara urusan pekerjaan dengan kehidupan pribadi termasuk penerapan hak untuk tidak terhubung dengan tugas kantor di luar jam kerja demi menjaga kesehatan mental karyawan serta mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Akbar, B. M. B. (2025). Pengaruh work-life balance, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap

kinerja pegawai di perusahaan perbankan. Equilibrium: Jurnal Ekonomi-ManajemenAkuntansi, 21(2). https://doi.org/10.30742/equilibrium.v21i2.4890

Cahyathi, I. G. A. W. A., & Riana, I. G. (2023). Peran work life balance memediasi beban kerja

terhadap stres kerja karyawan Bank BRI Gatot Subroto Denpasar. E-Jurnal Ekonomi dan

Bisnis Universitas Udayana, 12(9), 1866–1874.

https://doi.org/10.24843/EEB.2023.v12.i09.p18

Paramata, M. R., Yakup, Y., Abdullah, J., & Runtukahu, R. O. (2024). Pengaruh beban kerja

dan work-life balance terhadap stres kerja karyawan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk

Cabang Gorontalo. Jurnal Dimensi, 13(2), 443–452.

https://doi.org/10.33373/dms.v13i2.6290.

Priyantono, R. (2025). AI menjadi penggerak utama transformasi HR menuju organisasi futureready. Majalah SWA. https://swa.co.id/read/461422/ai-menjadi-penggerak-utamatransformasi-hr-menuju-organisasi-future-ready.

Suhardiman, M., & Saragih, S. (2022). Technostress dan work-life balance pada karyawan:

Kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen

Indonesia, 6(1), 30–45. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v6i1.255

Susilawati, M. (2024). Analisis pengaruh praktik work life balance, kepuasan kerja, dan tingkat

stres terhadap retensi karyawan di industri perbankan di Indonesia. Budgeting: Journal

of Business, Management and Accounting, 6(1).

https://doi.org/10.31539/budgeting.v6i1.10984.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods

approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Kasmir. (2021). Manajemen perbankan (Edisi revisi). Rajawali Pers.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Perilaku organisasi (Edisi Indonesia). Salemba Empat.

Sedarmayanti. (2023). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen

pegawai. Refika Aditama.

Sinambela, L. P. (2024). Manajemen sumber daya manusia: Membangun tim kerja yang solid

untuk meningkatkan kinerja. Bumi Aksara.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif,

interpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta

Diterbitkan

2026-06-15

Cara Mengutip

Dinda Ayu Prasasti, & Iva Khoiril Mala. (2026). Makna Work-Life Balance bagi Karyawan dalam Mengelola Tekanan Kerja pada Sektor Perbankan. Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT), 5(4), 78–89. https://doi.org/10.5281/jupetra.v5i4.2296

Terbitan

Bagian

Articles