Perfektif Kajian Perempuan Terpinggirkan: Studi bullying di Rumoh Geudong

Authors

  • Yusrina Nadiya Zahira Universitas Pendidikan Indonesia
  • Milda Nur Risma Abdah Universitas Pendidikan Indoensia
  • Marfa Azzahra Tyara Latifa Universitas Pendidikan Indoensia
  • Nadya Amelia Putri Firman Universitas Pendidikan Indoensia
  • Akhyumita Dea Suminar Universitas PGRI Silampari
  • Dadi Mulyadi Nugraha Universitas Pendidikan Indoensia
  • Gunawan Santoso Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.9000/jpt.v2i5.1219

Keywords:

Apparat, Konflik, Hak Asasi Manusia

Abstract

Tulisan ini mencerminkan periode tragis dalam sejarah Aceh yang melibatkan penyiksaan yang dilakukan oleh aparat keamanan seperti TNI dan Polri terhadap masyarakat Aceh selama konflik yang terjadi antara tahun 1989 hingga 1998. DOM di Aceh menjadi titik fokus di mana Rumoh Geudong menjadi basis utama dari Pos Satuan Taktis dan Strategis (Pos Sattis). Tragedi yang terjadi di Rumoh Geudong ini telah diabadikan dalam sejarah sebagai manifestasi penyiksaan yang menggegerkan. Menurut keterangan dalam buku "From Fears to Tears" karya Abdul Manan dkk., tindakan penyiksaan yang dilakukan terhadap warga Aceh di Rumoh Geudong oleh TNI dan Polri seringkali terkait dengan asumsi bahwa korban merupakan bagian dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM), tanpa proses hukum yang layak. Sangat tidak adil bahwa banyak dari mereka yang menjadi korban adalah warga sipil yang terpaksa ditarik menjadi anggota GAM. Tragedi Rumoh Geudong menjadi contoh nyata dari pelanggaran HAM berat yang terjadi, hal ini juga telah diakui dalam laporan resmi Komnas HAM. Kekejaman yang terjadi di Rumoh Geudong menciptakan luka yang dalam dalam sejarah Aceh, menggarisbawahi perlunya keadilan dan penghormatan terhadap HAM sebagai landasan yang tak tergantikan dalam mewujudkan perdamaian serta keadilan bagi masyarakat yang terkena dampaknya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asbari, M., Santoso, G., & Rantina, M. (2023). Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ) Mengendalikan Obsesi Pada Kehidupan Sehari-Hari Kita Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ). 02(03), 44–46.

Febiyanti, N., Lestari, S., Asbari, M., & Santoso, G. (2023). Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ) Kunci Literasi : Jangan Paksa Anak Membaca ? Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ). 02(02), 28–32.

Fitria, A., Alpatih, M. G., Asbari, M., & Santoso, G. (2023). Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ) Mengapa Seseorang Memilih Perilaku Nolep Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ). 02(03), 24–29.

Mubarrak, H., & Kumala, I. D. (2020). Diskriminasi Terhadap Agama Minoritas: Studi Kasus Di Banda Aceh. Seurune Jurnal Psikologi Unsyiah, 3(2), 42–60. https://doi.org/10.24815/s-jpu.v3i2.17553

Nabila, N. H., Zahrah, F., & Santoso, G. (2022). Penanaman Karakter Tanggung Jawab Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Transformatif, 01(02), 39–50. https://jupetra.org/index.php/jpt/article/view/459%0Ahttps://jupetra.org/index.php/jpt/article/download/459/234

Nur syarifah Fina, F. ., Cahyani, H. D. ., Kamilah, I. N. ., & Santoso, G. (2022). Pengenalan Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia Untuk Calon Guru Sekolah Dasar Abad 21. Jurnal Pendidikan Transformatif, 1(3), 44–61.

Purwanto, A., Yanuar, H. F., & Santoso, G. (2023). Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ) The Law of Attraction : Kekuatan Intelegensi ? Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ). 02(02), 73–78.

Salyo, R., Syah, I., Mikawati, H., & Santoso, G. (2022). Pancasila di Era Milenial : Makna dan Relevansinya Bagi Masa Depan Bangsa Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ). Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ), 01(02), 68–76.

Santoso, G., Trisila, I., Hind, J. A., Kartika, D., Lia, M., Pangesti, N., Putri, U., & Handayani, P. S. (2023). Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ) Value ; Nasionalisme , Patriotisme , dan Perjuangan Untuk Generasi Indonesia Jurnal Pendidikan Transformatif ( Jupetra ). 02(02), 371–379.

Warwey, N., & Santoso, G. (2023). Jurnal Pendidikan Transformatif ( JPT ) Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar Pada Pembelajaran PAI Kelas IV SD Inpres 27 Kabupaten Sorong Jurnal Pendidikan Transformatif ( JPT ). 02(04), 86–94.

Administrator. (2023). “Memulai Pemulihan Luka Bangsa dari Rumoh Geudong” dalam https://indonesia.go.id/kategori/editorial/7245/memulai-pemulihan-luka-bangsa-dari-rumoh-geudong?lang=1. (Diakses tanggal 2 November 2023).

Amir, B., Yunus, N. M., & Agustina, A. (2022). MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH DENGAN PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(2), 116-121.

Azizi, M. (2018). Persepsi Masyarakat Pidie terhadap Peristiwa Rumoh Geudong (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).

Kanesa, P., & Maryana, M. E. (2021). Problematika Moral Bangsa Terhadap Etika Masyarakat. Jurnal Rechten: Riset Hukum dan Hak Asasi Manusia, 3(3), 25-35.

Manan, A., Hadi, A., & Saputra, I. R. (2022). From Fears to Tears (Kasus Kekerasan Pada Tragedi Rumoh Geudong, Krueng Arakundoe dan Jambo Keupok). Yogyakarta : Pale Media Prima.

Muzakar, Q. & Mellyan (2011). Fakta Bicara, Mengungkap Pelanggaran HAM di Aceh 1989-2005. Aceh: Koalisi NGO HAM Aceh.

Noviyanti, F., Yusuf, S. A., & Putri, S. A. (2023). Faktor Penarik Anak Sebagai Pelaku Tindak Kekerasan di Sekolah. Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, 1(4), 270-277.

Ocktaviana, S., Santoso, W. M., & Purwoko, D. (2014). Peran-peran perempuan di wilayah konflik: antara korban, penyintas, dan agen perdamaian. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 16(3), 383-398.

Rahayu, Lisye Sri. (2023). “Mahfud Jelaskan Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat di Aceh Baru Dilakukan” dalam https://news.detik.com/berita/d-6793028/mahfud-jelaskan-penyelesaian-pelanggaran-ham-berat-di-aceh-baru-dilakukan. (Diakses tanggal 2 November 2023).

Rahmah, A. (2023). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Kejahatan Kemanusiaan Berdasarkan Undang–Undang Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. Cendekia: Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora, 1(4), 315-324.

Suhra, S. (2019). Kekerasan Perempuan Dan Anak Dalam Media Dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal Sipakalebbi, 3(2), 227-242.

Zamzami, Y. & Putri, G. (2023). “Rumoh Geudong di Pidie Aceh, Tempat Pelanggaran HAM Berat Terjadi” dalam https://regional.kompas.com/read/2023/06/25/222533578/rumoh-geudong-di-pidie-aceh-tempat-pelanggaran-ham-berat-terjadi?page=2. (Diakses tanggal 2 November 2023).

Published

07-12-2023 — Updated on 07-12-2023

Versions

How to Cite

Zahira, Y. N., Abdah, M. N. R., Latifa, M. A. T., Firman, N. A. P., Suminar, A. D., Nugraha, D. M., & Santoso, G. (2023). Perfektif Kajian Perempuan Terpinggirkan: Studi bullying di Rumoh Geudong. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(6), 135–141. https://doi.org/10.9000/jpt.v2i5.1219

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 > >>